Tercyduk! Akun Fb Ringgo Abdillah Penghina Jokowi Ditangkap

Tercyduk! Akun Fb Ringgo Abdillah Penghina Jokowi Ditangkap

Posted on

Klik Gaul– Hidup ini memang sudah berada pada jaman modern, dimana tak sembarang mengucapkan sesuatu apalagi menghina baik didunia nyata maupun didunia maya. Karena akan memberikan kerugian bagi diri sendiri. Seperti Ringgo Abdillah (Akun Fb) yang menghina presiden Joko Widodo dan Tito Karnavian sudah tercyduk.

Informasi akunnya menjelaskan bahwa dia bekerja sebagai mekanik di Bengkel Mitsubishi Berlian Maju Motor di Palembang, Sumatera Selatan. Selain itu dalam akunnya tercatat bahwa dia pernah menimba ilmu di SMA Negeri 4 Medan. Dan pada akunnya juga dia mengaku bahwa dia saat ini berdomisili di Palembang.

Dalam status yang dibuatnya, ia selalu mengungkapkan kebencian kepada Presiden Joko Widodo dan Kepolisian Republik Indonesia. Dengan beraninya ia mengatakan bahwa ia tidak takut kepada polisi dan menantang polisi untuk segera menangkapnya. Selain tidak sabar untuk ditangkap, dia juga mengancam akan menembak kepala polisi jika datang ke rumahnya.

Ternyata tantangannya kepada Kepolisian Republik Indonesia ditanggapi oleh Kapolri Tito Karnavian. Melalui akun Twitternya, Tito mengatakan bahwa Ringgo akan ditangkap karena telah menghina Jokowi dan Tito Karnavian. Selain itu, Tito juga mengatakan bahwa dirinya akan memproses kasus penghinaan kepada dirinya dan Presiden secepatnya.

Dan akhirnya tweet Tito terbukti. Dua bulan setelah cuitannya, pemilik akun atas nama Ringgo Abdillah diciduk oleh pihak kepolisian di rumahnya di Jalan Bono Nomor 58F Medan Timur, Medan, Sumatera Utara pada hari Jumat (18/08/2017) malam.

Pelaku sebelumnya dilaporkan pada tanggal 16 Juli 2017 oleh Brigadir Ricky Swanda. Pelaku akhirnya diamankan oleh petugas kepolisian pada Jumat malam. Pelaku bernama Muhammad Farhan Balatif yang masih berusia 18 tahun dan merupakan pelajar SMK.

Bersamaan dengan mengamankan Farhan, polisi juga mengamankan dua buah laptop yang digunakan untuk mengedit foto Presiden dan Kapolri, menggunakan akun Facebooknya untuk menyebarkan foto penghinaan yang telah diedit tersebut. Selain laptop, polisi juga menyita sebuah flashdisk dengan kapasitas 16 GB. Dalam flashdisk tersebut ditemukan gambar Presiden yang telah diedit.

Selain itu, polisi juga mengamankan tiga unit ponsel, dan dua unit router dengan merek Huawei dan Zyxel. Selanjutnya pelaku dijerat dengan pasal 45 ayat 2 dan pasal 28 ayat 2 serta pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 yang merupakan undang-undang pengganti dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (Sumber)

Kembali orang yang menghina Presiden Jokowi serta menyebarkan fitnah kepada dirinya telah diciduk oleh polisi. Farhan bukanlah yang pertama yang terciduk oleh polisi. Masih ada orang-orang yang terciduk karena kasus serupa dengan dirinya. Namun mereka yang selalu menghina Jokowi tidak pernah kapok dan terus melakukan penghinaan kepada orang nomor satu di negeri ini.

Bahkan salah satu status yang dibuat oleh Farhan adalah status yang sangat menghina Jokowi sebagai Presiden.
“Di hari kemerdekaan Indonesia ke-72, gue akan merayakannya dengan menginjak foto jokowi…

Gue berharap di waktu yang akan datang bisa menginjak kepala jokowi sampai pecah, biar perlu otaknya juga berserakan di tanah.

#DirgahayuIndonesia72″
Disaat bangsa ini merayakan hari kemerdekaan nya dengan gembira, Farhan justru merayakannya dengan kebencian dimana ia menginjak foto Jokowi dan menulis status yang penuh kebencian.

Status yang ia buat dua hari yang lalu membuat saya murka dan ingin berkata kasar. Ia boleh tidak suka kepada Jokowi. Ia juga boleh mengkritik setiap kebijakan, atau perilaku Jokowi yang ia tunjukkan kepada masyarakat. Namun apa yang ia lakukan sudah mengarah kepada pelecehan simbol negara.

Sebagai warga negara yang dipimpin oleh seorang kepala negara jelas saya tidak bisa menerima apa yang dilakukan oleh Farhan ini. Menghina simbol negara adalah sebuah tindakan yang merendahkan derajat kita. Jika pemimpin kita saja kalian hina bagaimana reaksi masyarakat luar kepada kita?

Apakah saya harus kembali merekomendasikan kepada seluruh ibu-ibu yang memasak untuk mengurangi porsi micin lagi?

Jokowi sudah melakukan yang terbaik bagi bangsa ini. Jika Anda tidak senang atau tidak suka kepada beliau, silakan. Anda boleh membencinya. Namun jika Anda menyebarkan fitnah, dan menghina beliau, maka Anda harus belajar agama lebih dalam lagi. Karena agama mengajarkan cinta kasih kepada seluruh umat manusia, apapun latar belakangnya.

Terciduknya Farhan kiranya menjadi peringatan bagi akun-akun yang suka menyebar fitnah kepada Jokowi dan menghina Jokowi dengan mengedit gambarnya. Tolong hargai beliau sebagai pemimpin kita. Dia sudah bekerja keras membenahi negeri ini yang sudah kacau sejak dahulu. Jangan ditambah kacau lagi dengan nyinyiranmu. [Seword]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *